Rabu, 16 Agustus 2017
Pukul 4 Pagi
=================================
Pukul 4 Pagi
Tidak ada yang bisa diajak berbincang.
Dari jendela kau lihat bintang-bintang sudah lama tanggal.
Lampu-lampu kata bagai kalimat selamat tinggal.
Kau rasakan seseorang di kejauhan menggeliat dalam dirimu.
Kau berdoa: semoga kesedihan memperlakukan mata nya dengan baik.
Kadang-kadang, kau pikir, lebih mudah mencintai semua orang daripada melupakan satu orang.
Jika ada seorang terlanjur menyentuh inti jantungmu, maka yang datang kemudian hanya akan menyentuh kemungkinan-kemungkinan.
Dirimu tidak pernah utuh.
Sementara kesunyian adalah buah yang menolak dikupas
Jika kau coba mengupas kulitnya, hanya akan kau temukan kesunyian yang lebih besar.
Pukul 4 pagi. Kau butuh kopi segelas lagi.
-Aan Masyur, Tidak Ada New York Hari Ini
Langganan:
Postingan (Atom)