Belakangan ini ada fenomena yang menarik di dunia pesepakbolaan Indonesia. Yap, banyak tim-tim dunia terutama dari Liga Premier Inggris yang datang ke Indonesia untuk menjalani Tur Pra-musim.
terhitung sudah ada 3 tim liga primer yang datang dan akan datang, ada Arsenal, Liverpool dan Chelsea yang akan tiba minggu depan.
Banyak manfaat yang harusnya kita dapat dari kedatangan tim elit eropa ini, tentunya untuk Timas Indonesia dan untuk sepakbola Indonesia.
Pengalaman berharga harusnya bisa didapat oleh pemain-pemain Timnas Indonesia yang berujicoba dengan tm-tim eropa tersebut.
Namun kalau menurut saya, pertandingan uji coba semacam ini harusnya lebih di fokuskan untuk timas junior kita. Sehingga bisa terbentuk Timnas yang lebih baik untuk kedepannya. Memang tidak ada salahnya timas senior di turunkan, namun saya melihat itu hanya bermanfaat secara jangka pendek saja.
Itu sekedar opini dari saya pribadi saja.
Kalau kita lihat dari dua kunjungan yang sudah terlaksana, yaitu dari Liverpool dan Arsenal.
Di pertandingan pertama, melawan Arsenal Timnas kita di cukur habis 0-7 oleh Arsenal.
Ini cukup memalukan memang, tapi saya tetap bangga dengan Timnas. Pada pertandingan itu jelas bukan kemampuan sesungguhnya yg dimiliki oleh timnas kita. Tidak ada semangat, tidak ada motivasi lebih dari para Garuda.
Jadi wajar saja kalau Walcott dkk menghajar timnas habis-habisan
Kemudian di pertandingan uji coba selanjutnya melawan Liverpool, Indonesia tampil jauh lebih baik. Lebih bisa mengimbangi, lebih terlihat usaha nya, lebih menunjukan semangat merahputih. Terlepas dari kekalahan 0-2 yang memang menurut saya wajar karena secara kualitas teknik, pengalaman, atau faktor lainnya yang memang Liverpool jauh diatas Timnas kita.
Dan semoga, di uji coba melawan Chelsea dan ujicoba-ujicoba selanjutnya, Timnas bisa lebih baik.
Dan kabar baik nya adalah, yang melawan Chelsea nanti adalah para Garuda Muda, Timnas U-23. Semoga bisa memberikan yang terbaik.
Terlepas dari hal-hal yang sudah disampaikan diatas, selama berlangsungnya berbagai ujicoba Timnas ini (setidaknya dalam 2 pertandingan awal), ada hal lain yang juga menarik perhatian. Stadion Utama Gelora Bung Karno tampak menjadi lautan merah.
Hal yang belakangan mulai langka terjadi.
Namun, penuh nya SUGBK ini tidak lain karena di dominasi oleh penonton yang mengenaikan baju Tiim Kesayangannya (Arsenal atau Liverpool). Hanya sebagian kecil yang mengenakan kaos Timnas Indonesia.
Bukan hanya masalah itu, bahkan sebagian besar ikut bersorak kegirangan saat tim kesayangannya mencetak gol, yang artinya gawang Timnas yang di jaga Kurnia Meiga berhasil di bobol.
Entah seperti apa cara terbaik untuk menanggapi hal semacam ini, namun saya tidak mengatakan bahwasannya suporter Indoensia sudah tidak memiliki rasa bangga terhadap Timnas nya. Tapi yang pasti, Timnas masih butuh dukungan dari Rakyat Indonesia untuk terus maju dan berprestasi.
Semoga sedikit tulisan dari saya ini bisa bermanfaat. Paling tidak untuk mengisi waktu luang pembacanya :)
Maju terus timnas Indonesia, Maju terus sepakbola Indonesia.
Kami tunggu prestasimu :)